Bahan Yang Digunakan Untuk Kemasan Makanan?

Berapa kali Anda terpikat oleh kemasan makanan dan membeli bahan makanan dari pasar? Sangat menarik untuk melihat bahwa industri makanan dan minuman berkonsentrasi keras pada kemasan produk untuk meningkatkan penjualan. Selain menarik bola mata, pengemasan yang tepat juga diperlukan untuk menjaga kesegaran dan kondisi produk yang baik. Itu membuat produk aman dan terjamin juga. Selain faktor-faktor tersebut, hal-hal lain juga perlu dipertimbangkan seperti kondisi pemasaran, ukuran porsi produk, dan yang terpenting kepatuhan terhadap peraturan pemerintah. Berikut ini adalah berbagai jenis bahan yang paling umum digunakan sebagai packaging makanan.

Jenis bahan yang paling umum digunakan untuk kemasan makanan

Ada berbagai jenis bahan yang digunakan untuk kemasan makanan. Beberapa yang paling umum dan penting adalah sebagai berikut.

Aluminium

Aluminium adalah salah satu bahan yang paling populer digunakan untuk kemasan berbagai jenis produk makanan. Hal terbaik tentang aluminium termasuk dapat didaur ulang, murah, ramah lingkungan, dan yang paling penting, mudah dan biaya rendah pada manufaktur. Bahan ini dapat didaur ulang lagi dan lagi. Kaleng aluminium digunakan secara luas untuk kemasan minuman soda, makanan kaleng, ikan, daging, kacang panggang, permen, susu kental dan barang serupa. Desain yang dibuat pada kaleng dan wadah aluminium sangat menarik dan sebagian besar memiliki hasil akhir yang mengkilap.

Artikel Lainnya : Gelas Plastik / Cup Plastik

Plastik

Plastik kemungkinan besar adalah bahan yang paling serbaguna yang digunakan untuk mengemas makanan. Beberapa barang yang biasa disimpan dan dikemas dalam kemasan makanan berbahan plastik antara lain makanan ringan, makanan beku, roti, keju, bumbu, minyak goreng, dan lain-lain. Botol plastik banyak digunakan untuk mengemas minuman soda, squash, jus buah, dan lain-lain. Sedangkan untuk menyimpan daging dan ikan beku atau segar, nampan plastik adalah pilihan yang paling umum dan disukai. Film plastik digunakan sebagai lapisan dalam paket lain.

Karton

Dengan semakin banyak perusahaan yang mencari bahan kemasan yang terbarukan dan ramah lingkungan, karton telah menjadi pilihan yang disukai banyak dari mereka. Tabung hingga kaleng karton dibuat dan barang-barang dikemas di dalamnya. Namun, barang yang sangat berat dan basah tidak dapat dikemas di dalam kotak kardus ini. Barang kering dan ringan, seperti kacang, permen, garam, rempah-rempah, teh, bubuk kakao, makanan ringan, cornflake, dan lain-lain sangat bagus menggunakan bahan karton. Produk susu dengan sedikit berat juga dapat dikemas dengan nyaman dalam karton kardus. Setelah digunakan, kotak kardus dapat dihancurkan dan dibuang, dan karena sifatnya yang terbarukan, mereka akan didaur ulang atau terurai.

Wadah dan toples kaca

Wadah dan toples kaca banyak digunakan dalam industri pengemasan produk. Meskipun cukup berat dan memiliki kemungkinan pecah, namun tetap lebih disukai untuk menyimpan barang-barang tertentu, seperti selai, jeli, acar, bir, saus, jus, minyak goreng, dan lain-lain. Disarankan untuk menjauhkan barang-barang tersebut dari jangkauan anak-anak, karena mereka mungkin jatuh dan pecah, serta menyebabkan kecelakaan. Setelah makanan habis, Anda dapat mencuci toples dan menggunakannya untuk tujuan lain juga.

Itulah berbagai jenis bahan yang paling umum digunakan sebagai packaging makanan.

Sumber Artikel : https://www.virtuspack.com/id/articles/kemasan-packaging-makanan

Info lainnya Bisa Klik : https://www.virtuspack.com/